Search

Leicester City Siap Hadapi Liga Inggris Musim 2016-2017

Liga Inggris 2016/2017 diwarnai dengan Leicester City sebagai juara bertahan.

7upcash.net – Leicester City diyakini bakal menemui rintangan berat untuk mempertahankan gelar juara Liga Premier Inggris musim ini. Hal ini tak lepas dari kepergian salah satu bintang The Foxes, julukan Leicester, N’Golo Kante, yang hijrah ke Chelsea.

Di samping itu, Inggris juga disesaki pelatih kelas dunia seiring kedatangan Pep Guardiola di bangku manajer Manchester City dan Antonio Conte di Chelsea. Kante resmi berbaju The Blues, julukan Chelsea, dengan durasi kontrak lima musim dan nilai transfer mencapai 32 juta poundsterling.

Meskipun demikian, manajer Leicester, Claudio Ranieri, tak masalah ditinggal pemain Timnas Prancis tersebut ke Stamford Bridge. Hal serupa pernah dialami The Foxes ketika Esteban Cambiasso meninggalkan King Power Stadium menuju Olimpiakos di akhir musim 2014/2015 sebelum Leicester juara Liga Premier 2015/2016.

“Saya berharap yang terbaik untuknya [Kante]. Sejak awal saya ingin mempertahankan para pemain. Tapi, dia ingin pergi. Saya tak bisa mencegahnya. Musim lalu Cambiasso juga hengkang, sekarang Kante. Ini tak apa-apa bagi kami,” papar manajer asal Italia itu, dilansir Soccerway.

Seiring kepergian Kante, Leicester mendatangkan gelandang bertahan Nice, Nampalys Mendy. Tapi, ia tak bisa menggantikan peran Kante hanya karena mereka bermain di pos yang sama. Manajer berusia 64 tahun itu berharap para pemain setuju untuk memperpanjang kontrak.

Sementara itu, kapten Leicester, Wes Morgan, memutuskan bertahan di King Power Stadium hingga Juni 2019 setelah meneken perpanjangan kontrak. Stopper berusia 32 tahun itu menjadi salah satu pahlawan keberhasilan tim semenjana ini menaklukkan Inggris.

“Berkomitmen soal masa depan saya bersama Leicester adalah perasaan yang luar biasa. Saya bangga punya kesempatan untuk mengenakan seragam ini lebih lama. Bisa mengangkat trofi Liga Premier tak akan terlupakan. Sekarang kami siap untuk mempertahankannya dan memberi bukti baru di Liga Champions,” tuturnya.

Sang gelandang Riyad Mahrez juga berharap bisa tinggal. Playmaker peraih PFA Players’ Player of the Year ini beraksi cemerlang dengan mencetak 17 gol dan menyumbang lebih dari 10 assistdi musim lalu. Bahkan, ia menjadi bintang kemenangan pertama Leicester dalam turnamen pramusim melawan Oxford United dengan skor 2-1.

“Saya kira semua pemain senang berada di sini, jadi bursa transfer sudah tutup,” kelakar Mahrez, dilansir Skysports.