Search

4 Striker Terburuk yang Pernah Dimiliki Real Madrid

El Real memang tak perlu diragukan lagi menjadi salah satu klub terbesar dunia. Mereka sudah memenangkan berbagai trofi di Eropa maupun dunia.

Tentu saja, seluruh catatan kedigdayaan mereka itu tak lepas dari peran para strikernya. Tercatat ada nama Alfredo di Stefano, Hugo Sanchez, atau Raul Gonzalez.

Selain para penyerang handal, Real Madrid juga pernah punya pengalaman buruk dengan pemain depan yang kurang produktif.

Javier Saviola

Saviola sebenarnya punya ekspetasi yang besar kala direbut dari Barcelona 2007 silam. Namun, nyatanya dia tak bisa membuktikan ekspetasi tersebut.

Pemain mungil ini punya bakat yang luar biasa. Namun, dia gagal membuktikannya di Santiago Bernabeu.

Dalam dua musim di sana, dia hanya mampu mencetak lima gol saja. Pemain asal Argentina ini lebih sering menjadi pelapis.

Nicolas Anelka

Sebenarnya nama Anelka cukup tenar di beberapa klub eropa, seperti Chelsea dan Liverpool. Namun, ketika memperkuat Real Madrid, nyatanya dia melempem.

Madrid sebenarnya menebus Anelka dengan mahar mencapai 22,3 juta pounds pada 1998 lalu. Sebuah harga tinggi untuk pemain muda. Namun, dia nyatanya tak terlalu berhasil.

Indispliner di kota Madrid membuat kariernya tenggelam di sana. Hingga akhirnya dia terdepak dari El Real.

Antonio Cassano

Siapa yang tak kenal dengan Cassano? Namun nyatanya dia masuk dalam daftar striker gagal Real Madrid. Dalam dua musim bersama Los Blancos dia hanya mengemas tiga gol saja.

Tentu, ini menjadi kabar buruk bagi pemain dari Italia itu. Bahkan, dia mengaku kalau pindah ke Madrid merupakan kesalahan terbesar dalam kariernya.

“Kesalahan terbesar saya adalah satu setengah tahun di Real Madrid karena saya melakukan segala sesuatu dan kemudian merusaknya. Itu adalah penyesalan besar,” ujar Casssano kala itu.

Edwin Congo

Pemain asal Kolombia ini berhasil buat sensasi pada 1999 lalu, Dia berhasil menjadi pemain El Real setelah tampil apik di klubnya, Once Caldas.

Namun, dalam kontrak tiga musim ini dia tak bisa menunjukkan tajinya. Bahkan, Congo hanya menghabiskan satu musim saja di Madrid sebelum dipinjamkan ke klub-klub lain.

Congo akhirnya dilepas oleh Madrid pada 2002 silam ke Levante. Dia tak pernah sekalipun mencicipi panasnya La Liga.