Search

2 Kutukan Jadi Musuh Utama Real Madrid di Liga Champions

Real Madrid menghadapi dua kutukan yang siap menjegal usaha mereka meraih trofi juara Liga Champions 2016-2017.

Pada musim 2015-2016, Real Madrid menjuarai Liga Champions usai menumbangkan Atletico Madrid melalui adu penalti. Trofi tersebut menjadi koleksi ke-11 Real Madrid di ajang Liga Champions. Musim ini, klub asuhan Zinedine Zidane tersebut kembali berniat untuk mengamankan gelar juara.

Namun jika menilik sejarah, belum ada klub yang mampu menjadi juara dua kali berturut-turut sejak format kompetisi diubah. Klub terakhir yang mampu meraih prestasi tersebut adalah AC Milan. Raksasa Italia tersebut menjadi juara pada 1989 dan 1990, ketika kompetisi masih bernama Piala Champions Eropa

Beberapa klub pernah mencoba mematahkan kutukan tersebut. Satu di antaranya adalah Manchester United. Pada 2008, Manchester United merengkuh gelar juara usai menaklukkan Chelsea. Namun setahun berselang, Barcelona menggagalkan usaha Manchester United.

Kutukan kedua yang mengancam Real Madrid adalah mereka tidak pernah berhasil menjadi juara ketika lolos dari fase grup dengan status runner-up. Kali terakhir mereka lolos sebagai runner-up fase grup terjadi pada musim 2012-2013. Saat itu Real Madrid tersingkir di babak semifinal usai takluk dari Borussia Dortmund.

Jika melihat sejarah 24 tahun terakhir penyelenggaraan Liga Champions hanya ada lima klub runner-up fase grup yang mampu menjadi juara. Lima tim tersebut adalah yaitu Borussia Dortmund (1997), Manchester United (1999), Porto (2004), Liverpool (2005) dan Inter Milan (2010).

Tak pelak, sepanjang musim ini Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane akan berpikir keras agar trofi Liga Champions tak berpindah ke tim lain.